Langsung ke konten utama

Konon katanya hanya nyamuk betina yang menghisap darah, ahh benar apa tidak ya?

Konon katanya hanya nyamuk betina yang menghisap darah, ahh benar apa tidak ya? Lalu apa yang terjadi dengan nyamuk pejantan?
.
waah setelah membaca ensiklopedia widya wiyata pertama terjawab sudah pertanyaanku. Ternyata benar nyamuk betina menghisap darah untuk membantunya bertelur. Sekali hisap nyamuk betina dapat menghisap darah sebanyak dua kali berat tubuhnya. Sedangkan nyamuk pejantan hanya menghisap air dan sari tumbuhan.
.
Jadi mulai sekarang sudah bisa mengidentifikasi jenis nyamuk ya


bit.ly/08385902100



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Apakah Ikan Bertelinga?

Kebanyakan ikan dapat melihat, membau, mendengar, dan mengecap. Telinga ikan terdapat di dalam tengkorak menyerupai telinga dalam manusia. Ikan dapat juga menangkap bunyi dan getaran, melalui gurat sisinya. Gurat sisi adalah sistem rambut peka yang tertanam dalam lekukan dan dapat menangkap getaran sangat kecil dalam air dan meneruskan informasi ini langsung ke otak ikan. Selain memiliki teling a, ternyata ikan juga mempunyai hidung letaknya dimana ya? Cari tahu yuk didalam ensiklopedia WIdya Wiyata Pertama Seri Kehidupan dalam air. Informasi lebih lanjut dan pemesanan Chat: 08385902100 bit.ly/InfoProdukKM bit.ly/KMPromoBulanIni bit.ly/OrderProdukKM bit.ly/08385902100 bit.ly/ResellerTimKM   http:// keluargamuktiindonesia.blog spot.com/

Kenapa Langit berwarna Merah ketika Senja?

Kenapa ya langit berwarna merah ketika senja, ternyata cahaya matahari itu terdiri dari tujuh warna yang berbeda. Pada waktu siang hari, debu dan udara memunculkan warna biru. Waktu matahari terbenam hanya sinar merah yang mencapai kita. Itu sebabnya langit menjadi berwarna merah. . Matahari juga berwarna merah ketika terbenam, kenapa? Cari tahu yuk di buku Widya Wiyata Pertama Seri Bumi dan Angkasa. bit.ly/08385902100

Apa Pusar itu?

Ketika masih didalam kandungan ibunya, bayi mendapat makanan melalui seutas tali. Ketika bayi lahir, tali itu dipotong karena sudah tidak diperlukan lagi. Sisa potongan itu kemudian putus dan meninggalkan bekas pada perut kita. Kemudian disebut pusar. Kulit pusar itu tipis dan lebih peka daripada bagian perut lainnya. Maka berhati-hatilah membersihkannya. Sumber: Ensiklopedia Widya Wiyata Pertama Seri Kehidupan Tubuh Kita. Info lebih lanjut dan Pemesanan Chat: 08385902100 bit.ly/InfoProdukKM bit.ly/KMPromoBulanIni bit.ly/OrderProdukKM bit.ly/08385902100 bit.ly/ResellerTimKM   http:// keluargamuktiindonesia.blog spot.com/